Jakarta, 8 Mei 2026 – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengakui peluang timnya untuk meraih gelar juara musim ini sangat kecil. Ia bahkan menyebut kesempatan Macan Kemayoran kini nyaris habis setelah hasil-hasil yang kurang konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir.
Menurut Mauricio, situasi di papan klasemen membuat Persija berada dalam posisi sulit untuk mengejar para pesaing di jalur perebutan gelar. Meski begitu, ia menegaskan tim tetap harus berjuang hingga akhir musim dan tidak kehilangan semangat kompetitif.
Pelatih asal Brasil tersebut menilai beberapa hasil minor membuat Persija kehilangan momentum penting dalam persaingan juara. Cedera pemain, jadwal padat, dan ketatnya kompetisi disebut menjadi faktor yang memengaruhi performa tim sepanjang musim.
Meski peluang juara disebut tinggal sangat kecil, Mauricio meminta para pemain tetap tampil profesional dan memberikan performa terbaik di sisa pertandingan. Ia ingin Persija tetap menutup musim dengan hasil positif demi menjaga kebanggaan klub dan para suporter.
Para pendukung Persija sendiri tetap memberikan dukungan penuh meski peluang gelar semakin berat. Banyak fans berharap tim dapat bangkit dan setidaknya mengakhiri musim di posisi terbaik untuk menjaga peluang tampil di kompetisi Asia musim depan.
Pengamat sepak bola nasional menilai pernyataan Mauricio menunjukkan sikap realistis terhadap kondisi tim saat ini. Namun mereka juga menilai Persija masih memiliki kualitas untuk bersaing dan memperbaiki performa di sisa laga kompetisi.
Di sisi lain, rival-rival Persija di papan atas terus menunjukkan konsistensi sehingga persaingan gelar semakin sulit dikejar. Situasi tersebut membuat setiap poin menjadi sangat penting menjelang akhir musim.
Kini fokus Persija diperkirakan bergeser pada upaya menjaga stabilitas permainan dan membangun fondasi yang lebih kuat untuk musim berikutnya. Mauricio Souza berharap timnya tetap menunjukkan karakter kuat dan mental pantang menyerah hingga kompetisi berakhir.





