Menurut informasi yang beredar dari rombongan haji, almarhum sempat menjalani aktivitas ibadah seperti biasa sebelum kondisi kesehatannya menurun. Petugas medis disebut langsung memberikan penanganan, namun nyawanya tidak tertolong. Pihak penyelenggara haji Indonesia di Makkah kemudian melakukan koordinasi dengan keluarga serta otoritas terkait untuk proses pemulasaraan sesuai prosedur yang berlaku di Arab Saudi. Kementerian Agama dan petugas haji Indonesia juga memastikan seluruh hak dan pelayanan bagi almarhum dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci. Suasana haru menyelimuti rombongan jemaah yang mengenal almarhum selama perjalanan ibadah.
Kepergian anggota DPRD Lingga tersebut menjadi perhatian masyarakat karena almarhum dikenal cukup aktif dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik di daerahnya. Rekan-rekan di DPRD Kabupaten Lingga menyebut almarhum sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan daerah. Ucapan duka cita terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, pejabat daerah, hingga warga yang mengenalnya secara pribadi. Banyak pihak juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik serta seluruh amal ibadahnya diterima. Di media sosial, sejumlah warga membagikan kenangan dan doa sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Musim haji setiap tahunnya memang menjadi periode yang membutuhkan perhatian besar terhadap kondisi kesehatan jemaah, terutama bagi mereka yang berusia lanjut atau memiliki riwayat penyakit tertentu. Cuaca panas ekstrem, aktivitas fisik tinggi, serta padatnya pergerakan jemaah di Makkah dan Madinah sering menjadi tantangan tersendiri selama pelaksanaan ibadah. Karena itu, pemerintah Indonesia melalui petugas haji terus mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi tubuh, mengatur waktu istirahat, dan rutin memeriksa kesehatan selama berada di Tanah Suci. Petugas kesehatan Indonesia di Arab Saudi juga terus disiagakan untuk memberikan layanan medis bagi jemaah yang membutuhkan penanganan cepat. Peristiwa wafatnya anggota DPRD Lingga ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapan fisik selama menjalani ibadah haji.
Meski membawa duka mendalam, banyak pihak menilai wafat saat menjalankan ibadah haji merupakan kemuliaan tersendiri bagi seorang muslim. Keluarga dan kerabat almarhum disebut telah menerima kabar tersebut dengan penuh kesedihan namun juga keikhlasan. Pemerintah daerah Kabupaten Lingga dikabarkan akan memberikan penghormatan khusus setelah seluruh proses administrasi dan komunikasi dengan pihak keluarga selesai dilakukan. Sementara itu, rombongan jemaah haji Indonesia tetap melanjutkan rangkaian ibadah sambil turut mendoakan almarhum. Peristiwa ini menjadi salah satu kabar duka yang menyelimuti musim haji tahun 2026 di tengah jutaan umat muslim dari berbagai negara yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci.






