Jakarta, 12 Mei 2026 – Presiden Prabowo Subianto mengaku senang menghadiri acara penyerahan uang hasil sitaan kepada kas negara. Momen tersebut disebut sebagai bagian penting dari upaya penegakan hukum dan pengembalian aset negara yang sebelumnya terkait kasus pelanggaran hukum.
Dalam keterangannya, Prabowo menilai pengembalian uang sitaan ke kas negara menunjukkan komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga keuangan negara serta memberantas praktik korupsi dan tindak pidana ekonomi.
Menurutnya, setiap aset negara yang berhasil diselamatkan memiliki arti penting karena dapat kembali digunakan untuk kepentingan masyarakat, pembangunan, dan program kesejahteraan nasional.
Acara penyerahan uang sitaan tersebut juga disebut menjadi simbol kerja sama antara lembaga penegak hukum dan pemerintah dalam memperkuat transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Prabowo menegaskan pemerintah akan terus mendukung langkah penegakan hukum yang profesional dan tegas terhadap berbagai bentuk kejahatan yang merugikan negara.
Pengamat hukum menilai pengembalian aset hasil sitaan ke kas negara memiliki dampak positif tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga dalam membangun kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.
Selain itu, langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan efek jera terhadap pelaku tindak pidana korupsi maupun kejahatan ekonomi lainnya yang menyebabkan kerugian negara.
Pemerintah berharap upaya penyelamatan aset negara dapat terus ditingkatkan ke depan agar dana yang berhasil dipulihkan dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung pembangunan nasional dan pelayanan kepada masyarakat.








